Senin, 06 Juni 2016

Penerapan Scan Barcode pada Meteran listrik Pulsa

Penerapan Penggunaan Scan Barcode pada

Meteran Listrik untuk Mempermudah Pengisan Pulsa Listrik


      Assalamualaikum wr. wb. baiklah saya akan menuangkan ide yang saya miliki, demi mendapatkan sebuah kenyamanan pada pengguna meteran listrik yang menggunakan pulsa.
Jaman sekarang manusia tidak bisa hidup tanpa adanya listrik. Di era modern listrik telah menjadi kebutuhan sehari- hari hidup manusia, bahkan seluruh kegiatan sekarang maupun barang sangat bergantung oleh listrik. Tapi seiring berjalannya waktu, teknologi demi teknologi tercipta terus menerus, seperti salah satu contoh, pemakaian pulsa pada listrik. Dahulu sebelum tercipta ide tersebut, orang-orang hanya memakai meteran listrik biasa, namun sekarang telah banyak orang memakai Mpb (Meteran pra bayar) atau meteran listrik menggunakan pulsa,  sebab Mpb lebih gampang dan praktis dibandingkan dengan meteran biasa, karena kalau ingin membayar listrik, orang tidak perlu repot-repot ke kantor PLN, hanya pergi ke tempat pembelian pulsa listrik orang sudah bisa mengisi listrik nya sendiri, bahkan di  gerai ATM pun orang bisa mendapatkannya. Namun banyaknya penggunaan listrik yang memakai pulsa sekarang sangat sering sekali mengalami masalah, terutama orang yang sudah tua, karena sering terjadinya kesalahan dalam memasukkan nomer tokken atau nomer voucher. Kesalahan yang sangat sering terjadi oleh pengguna Mpb ini adalah sering kelebihan angka dan juga sering keliru dalam memasukkan tokken pulsa tersebut. Ide yang dianjurkan oleh penulis adalah memakain scan pada meteran listriknya, ini memudahkan pengguna listrik Mpb, cara penggunaannya pun lebih praktis dibandingkan dengan manual yaitu dengan cara, pengguna cukup meletakkan barcode yang terdapat pada kertas pulsa tersebut ke-scan  meteran tersebut, kemudian meteran akan memberi kode berupa suara apabila listriknya sudah terisi , namun apabila belum masuk, maka meteran akan memberi tanda lampu warna merah agar tidak lagi terjadi kesalahan pada saat pengisian pulsa listrik Mpb. Pelanggan akan mendapatkan barcode itu pada ia membeli token listrik tersebut. Perkembangan zaman saat ini, semakin disuguhkannya dengan kemajuan teknologi. Saat ini teknologi sudah mencakup dalam berbagai aspek kehidupan. Seperti baru-baru ini, muncul inovasi terbaru yaitu pengisian pulsa pada listrik, sama halnya seperti telpon seluler, pengguna harus membeli pulsa-nya terlebih dahulu yang terdiri dari 20 digit yang bisa diperoleh di gerai ATM atau melalui loket pembayaran tagihan listtrik. Kemudian  cara penggunaannya adalah nomer token tersebut diinput kedalam kwh meteran listrik khusus yang sering disebut Meter Pra-Bayar (Mpb). Penggunaan scan barcode pada saat ini belum diterapkan, masih banyak yang menggunakan manual atau dengan cara menginput nomer pada voucher tersebut,karena inilah banyak terjadi-nya kesusahan untuk menginput pulsa tersebut karena digit pada token tersebut terlalu banyak, yaitu 20 digit. Salah satu kesalahan dalam menggunakan meteran ini adalah, sering sekali salah menginputkan nomer, terkadang juga kelebihan bahkan kekurangan nomer token. Solusi satu-satunya adalah menambahkan scan barcode pada meteran listrik agar memudahkan para pengguna listrik pulsa, para pengguna hanya menunjukan bar-code pada scan yang terdapat pada meteran tersebut, kemudian apabila pulsanya telah tertambah, maka meteran akan memberikan tanda berupa suara, tapi apabila pulsa belum masuk maka meteran akan memberikan tanda berupa lampu berwarna merah yang berkedip. Dengan menggunakan ide ini pengguna akan dengan mudahnya mengisi pulsa listriknya masing-masing tanpa ada-nya kesulitan pada pengisian pulsa listrik tersebut.
       sekian dari saya bila ada kata saya mohon maaf ,, Asslamualaikum wr.wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar